VIDEO: Epidemiolog: Penanganan Covid-19 Tidak Ada Perubahan

CNN Indonesia TV, CNN Indonesia | Selasa, 20/10/2020 17:35 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

Penanganan pandemi Covid-19 oleh pemerintah terkesan masih setengah setengah. Tentu saja hal ini membuat angka penularan virus corona terus mengalami kenaikan. Epidemiolog Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono menilai, penanganan Covid-19 berdasarkan zonasi dinilai berhasil. Namun jika dilihat jumlah kumulatif masyarakat yang terkonfirmasi positif terus mengalami kenaikan. Hal ini cukup menjadi perhatian meskipun tidak setinggi India, Amerika, dan Brazil, sebagai negara yang dinilai gagal mengatasi pandemi Covid-19 di dunia.

Tri Yunis menambahkan, kasus aktif Covid-19 Indonesia mencapai sepertiga kasus komulatif nasional yang saat ini hampir mencapai 370 ribu. Tentu saja kasus aktif ini harus diikut tes PCR yang massif, yang dinilai saat ini masih kurang. Kelemahan kedua adalah fasilitas isolasi yang dinilai masih kurang dan memiliki standar tang berbeda-beda. Jakarta misalnya, fasilitas isolasi dibantu oleh Pemerintah Pusat tetapi di Provinsi lain tidak ada. Catatan kelemahan terakhir adalah masalah karantina yang masih longgar penerapannya di masyarakat.
Tri menambahkan, PSBB adalah suatu keharusan bagi provinsi yang berstatus zona merah atau jingga agar cepat berubah menjadi zona kuning dan hijau. Akan tetapi, Jakarta melakukan pelonggaran meskipun berstatus zona merah.



Saksikan secara lengkap hanya di Transvision Channel 313 UHF