VIDEO: Erick Thohir Kembalikan 12 Pesawat Bombardier CRJ

CNN Indonesia TV, CNN Indonesia | Rabu, 10/02/2021 19:55 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Garuda Indonesia resmi memutus kontrak sewa 12 pesawat Bombardier CRJ 1000 dari total 18 pesawat yang ada. Hal ini merupakan langkah tegas untuk menekan biaya kerugian dan penyesuaian dengan kebutuhan pasar di Indonesia.

Dalam konferensi pers virtual, pada Rabu siang, Manajemen PT Garuda Indonesia bersama Kementerian BUMN menyampaikan sejumlah alasan pemutusan kontrak yang telah terjadi sejak satu Februari 2021. Salah satu pertimbangannya adalah adanya indikasi suap dalam perjanjian kontrak, setelah komisi pemberantasan korupsi dan serious fraud office inggris melakukan investigasi.

Selain itu, biaya sewa yang tinggi juga tidak sebanding dengan pendapatan perusahaan. Rata rata kerugian penggunaan pesawat per tahunnya mencapai lebih dari 30 juta Dolar AS, sedangkan biaya sewa untuk 12 pesawat mencapai 27 Dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, pemutusan kontrak ini dapat menghemat lebih dari 220 juta Dolar AS. Sebelumnya, kontrak operating lease antara Garuda Indonesia dengan Nordic Aviation Capital (NAC) ini telah ditandatangani pada 2011 dan akan selesai pada tahun 2027 mendatang.



Saksikan secara lengkap hanya di Transvision Channel 313 UHF