Pemerintah mengakui dampak suntikan likuiditas Rp200 triliun ke perbankan Himbara belum optimal mendorong laju ekonomi. Lantas apa yang sebenarnya menyebabkan hal ini terjadi. Untuk mengelaborasi hal ini, telah bergabung melalui sambungan virtual, ekonom dari Center of Reform on Economics atau CORE, Yusuf Rendy.