Defisit APBN 2025 melonjak menjadi 695,1 triliun rupiah atau 2,92 persen terhadap produk domestik bruto, melampaui proyeksi awal dan mendekati ambang batas 3 persen.
Pelebaran defisit itu membawa konsekuensi meningkatnya kebutuhan pembiayaan dan utang pemerintah. Lantas, bagaimana pemerintah menjaga stabilitas fiskal di tengah ruang yang terbatas ini.
Untuk mengelaborasinya, sudah bergabung melalui sambungan virtual Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira.