VIDEO: Observatorium Bosscha di Persimpangan Sejarah dan Teknologi
Observatorium Bosscha menjadi saksi penting perkembangan astronomi dan sains di Indonesia sejak didirikan pada awal abad ke-20. Melalui berbagai instrumen, mulai dari teleskop refraktor ganda hingga microphotometer, Bosscha berkontribusi dalam pengukuran bintang, penentuan garis bujur dunia, serta pemahaman langit selatan. Hingga kini, observatorium ini tetap aktif sebagai pusat riset, edukasi, dan warisan ilmu pengetahuan. Di tengah tantangan modern seperti polusi cahaya dan kebutuhan teknologi mutakhir, Bosscha terus beradaptasi dengan penggunaan teleskop modern dan pengembangan teleskop radio.
Kehadiran teleskop radio VGOS membuka peluang kolaborasi global, tidak hanya untuk studi astronomi, tetapi juga pemantauan pergeseran lempeng bumi dan perubahan iklim. Bosscha juga menjalankan peran penting dalam pendidikan publik dan akademik, menjadi laboratorium mahasiswa serta ruang belajar sains bagi masyarakat luas. Insight with Desi Anwar bersama Hesti R. T. Wulandari (Kepala Observatorium Bosscha) membahas sejarah, kontribusi ilmiah, tantangan, dan masa depan Observatorium Bosscha dalam pengembangan astronomi dan literasi sains di Indonesia.
Dapat disaksikan juga melalui link YouTube CNN Indonesia di https://youtu.be/6soPePJY4b8