Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan selain merupakan bahan baku industri sedianya karet alam juga bisa dipakai sebagai bahan campuran material untuk pembangunan infrastuktur.
Di mana dalam pemanfaatannya karet tadi akan dicampur aspal untuk membangun jalan raya, bendungan, pintu air, dan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asal tahu saja, tiap tahunnya Kementerian PUPR memerlukan 1,6 juta ton aspal yang dipakai untuk membangun jalan raya.
"160 ribu ton karet alam yang diserap itu baru untuk jalan, belum kalau untuk pintu-pintu air untuk peredam gempa, bendungan-bendungan, tadi saya janjikan bisa menyerap sekitar 200 ribu sampai 250 ribu ton," imbuh Basuki.
Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah Kementerian, diantaranya Kementerian PUPR dan Pertanian.
"Paling tidak komitmen untuk pembangunan aspal menggunakan karet itu sudah disepakati tetapi nanti aspal yang berkaret bukan karet yang beraspal," katanya.
Ia mengatakan bahwa ada alat khusus lagi agar karet alam itu bisa bercampur dengan aspal dan untuk itu investasi yang dibutuhkan tidak terlalu besar.
"Harapan kami, dengan meningkatkan serapan karet lokal maka harga karet akan meningkat," katanya