Novel Raden Mandasia Si Pencuri Daging Sapi karya Yusi Avianto Pareanom dinobatkan sebagai pemenang kategori prosa, sementara, Playon karya F. Aziz Manna menjadi pilihan juri kategori puisi.
Pengumuman pemenang dari kedua karya tersebut disampaikan panitia KSK di Atrium Plasa Senayan, Jakarta, pada Kamis (3/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Aziz Manna unggul dari empat nominasi puisi lainnya, yakni Ibu Mendulang Anak Berlari karya Cyntha Hariadi, Sergius Mencari Bacchus karya Norman Erikson Pasaribu, Kawitan karya Ni Made Purnama Sari dan Buku Tentang Ruang karya Avianti Armand.
Aziz sebelumnya pernah menulis antologi puisi Menguak Tanah Kering (2000), Izinkan Aku Menciummu (2006), Siti Nurbaya dan Kisah Para Pendatang (2010).
"Setelah 16 tahun perhelatannya, saya melihat lanskap kesenian yang tak banyak mengalami perubahan," ungkap Oh dalam pengantarnya.
Namun, tentu saja, kata dia, ada beberapa berita menggembirakan seperti karya-karya sastra yang mulai mendapat perhatian dunia.
Hizkia Yosie Polimpung, ketua juri KSK ke-16 dalam pengantarnya menyampaikan bahwa para juri saling menanyakan batasan dikotomi antara sastra 'populer' dan sastra yang 'serius'. Mereka lalu mencari-cari apa yang mempersamakan keduanya.
Ada satu hal yang cukup sintomatik, yaitu mewabahnya nostalgia, dalam artian kerinduan ingin pulang yang menyakitkan.
Para juri menilai karya sastra adalah proyek romantik, bukan sekadar permainan belaka pengisi waktu luang. Ia adalah yang serius dan bersikeras bahwa realitas yang ada tidaklah harus sebagaimana disajikan di depan mata. Ia menolak untuk begitu saja menerima abstraksi nostalgik yang mencoba menarasikan realitas.
Ia melankolis, selalu berpegang akan sesuatu yang tak pernah dimungkinkan untuk ada oleh tata-bahasa realitas. Ia fantastis, namun dalam bentuk yang bisa dipertanggungjawabkan. Ia erotis, tanpa keharusan mengumbar-umbar sensualitas. Ia menggugah kesadaran baru, tanpa perlu sibuk menggurui.
Beberapa pertimbangan inilah yang kemudian menempatkan Raden Mandasia Si Pencuri Daging Sapi dan Playon menjadi pilihan untuk pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa tahun ini. (rah)