CNN Philippines melaporkan bahwa Herman Bin Manggak dibebaskan setelah diculik oleh sekelompok pria bersenjata di perairan Sandakan, Sabah, Malaysia pada 3 Agustus lalu. Menurut juru bicara Komando Mindanao Barat, Maj Filemon Tan, Herman diserahkan ke kelompok Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF), dan kemudian diserahkan ke sejumlah pejabat Pasukan Satuan Tugas Sulu (JTFS) pukul 11.00.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Operasi militer pemerintah melawan kelompok Abu Sayyaf (ASG) akan terus dilanjutkan," kata juru bicara kepresidenan Filipina, Martin Andanar dalam konferensi pers yang digelar beberapa jam setelah Herman dibebaskan.
Sekitar 7.000 tentara pemerintah Filipina dikerahkan di Sulu untuk membantu memerangi anggota Abu Sayyaf yang diperkirakan berjumlah 400-500 orang.
Kepala Pasukan Bersenjata Filipina, Jenderal Ricardo Visaya menyatakan operasi ini merupakan yang terbesar dalam memerangi ASG sejak kelompok itu dibentuk pada dekade 1990-an.
Kementerian Luar Negeri RI hingga saat ini belum memberikan konfirmasi terkait pembebasan Herman. (ama)