Wakil Komisaris Operasi Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia (MACC), Azam Baki, mengatakan delapan tersangka itu merupakan mantan perwira Organisasi Intelijen Eksternal Malaysia (MEIO), termasuk mantan Kepala MEIO, Hasanah Abdul Hamid.
Mereka ditangkap pada awal pekan ini karena dicurigai menyelewengkan sedikitnya US$12 juta uang negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain delapan orang itu, seorang pengusaha Malaysia dengan status kependudukan permanen di Inggris juga ikut ditahan. Penyelidik juga masih mencari sisa dana yang diduga disalahgunakan.
Azam mengatakan pihak berwenang masih menyelidiki sumber dana, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa uang panas tersebut terkait dengan dana miliaran dolar AS milik 1MDB yang diselewengkan.
"Ya, kami juga menyelidiki ke arah sana," katanya.
Pihak berwenang dari lima negara termasuk Swiss dan Amerika Serikat, juga sedang menyelidiki aliran dana 1MDB yang diselewengkan selama ini.
Kementerian Kehakiman AS menyatakan lebih dari US$4,5 miliar 1MDB disalahgunakan. Sebagian uang gelap itu disebut digunakan untuk membeli jet pribadi, lukisan Picasso, perhiasan, dan real estate. (has)