Kabar kepastian ini dikonfirmasi melalui pemberitaan kantor penyiaran NTV pada Minggu (30/6), sehari setelah Erdogan mengaku yakin AS tak akan menjatuhkan sanksi jika Turki tetap membeli sistem pertahanan rudal dari Rusia.
"Dalam sambungan telepon, juga saat kami bertemu, Trump tidak pernah mengatakan, 'Kami akan menjatuhkan sanksi.' Mengenai S-400, dia berkata, 'Anda benar.' Kami membawa isu ini ke tingkat lebih lanjut," ucap Erdogan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Erdogan, menteri luar negeri dan pertahanan kedua negara juga akan "membuka pintu" untuk menyelesaikan masalah ini.
Pembelian S-400 memang menjadi polemik dalam hubungan AS dan Turki. Pejabat AS menganggap pembelian sistem pertahanan rudal ini "sangat problematik" karena dapat berdampak pada program kerja sama kedua negara.
[Gambas:Video CNN]
AS dan negara-negara anggota NATO khawatir sistem radar dalam S-400 dapat melacak jet F-35 sehingga nantinya akan sulit menghindari senjata Rusia.
Guna mengatasi masalah ini, AS sudah menawarkan untuk memasok rudal Raytheon Co Patriot ke Turki.
Menanggapi tawaran ini, Erdogan berkata, "Satu S-400 setara dengan tiga Patriot. Jika persyaratannya sama dengan pembelian S-400, kami akan beli Patriot. Namun jika tidak, kami harus memikirkan kepentingan kami." (has)