Seperti diketahui, Rusia dan Amerika Serikat belakangan bersitegang terkait konflik yang berkobar di Ukraina. Amerika Serikat menjatuhkan sanksi bertubi-tubi terhadap Rusia yang dituduh membantu kelompok separatis di Ukraina dan telah mencaplok Krimea.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintahan Barack Obama menjatuhkan sanksi terhadap politisi, bank, perusahaan pertahanan dan energi dari Rusia. Rusia membalas dengan pelarangan impor produk makanan dari AS dan menutup puluhan restoran McDonald's di negara itu.
Namun dalam pencarian AirAsia, wajah lain dua negara itu mengemuka. Rusia dan AS bekerja bersama di laut Indonesia.
Rusia menurunkan pesawat amfibi Beriev BE-200 dan pesawat transport Il-76 serta sekitar 17 awak penyelam untuk membantu pencarian. Di sisi lain, Amerika Serikat menurunkan Helikopter Sea Hawk dan dua kapal perang yaitu USS Fort Worth dan USS Sampson.
Kedua armada berada di bawah satu komando. Komando pencarian AirAsia dari Indonesia, salah satunya sama-sama beroperasi dalam posisi terbang rendah, di bawah 6.000 feet. Tim Rusia dan Amerika Serikat kompak dalam operasi kali ini. Mereka mengenyampingkan seluruh perseteruan yang terjadi demi urusan kemanusiaan.
Sekali lagi, demi kemanusiaan.
Lihat juga: Gambar-Gambar Kerja Sama Pencarian AirASia QZ8501 (sip)