Data pemantauan Pos Pengamatan Gunungapi Agung menunjukkan saat erupsi terjadi ketinggian awan panas mencapai sekitar 2.500 meter atau 2,5 km dari atas puncak Gunung Agung.
Erupsi tersebut, terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 24mm dan durasi kurang lebih satu menit 58 detik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari rekaman seismogram, kedua letusan tersebut terekam dengan amplitudo 17-22mm dan dengan durasi 128-276 detik.
Kepala PVMBG Kasbani menyampaikan peningkatan status Gunung Agung akan didasarkan pada hasil pemantauan aktivitas Gunung Agung.
"Status tergantung dari tingkat aktivitas, kedua potensi ancamannya seberapa besar. Kalau potensinya segitu-segitu saja ya enggak dinaikkan," kata Kasbani kepada CNNIndonesia.com.