Ia mengatakan tugas utama TKN sudah berakhir setelah pasangan Jokowi-Ma'ruf resmi ditetapkan sebagai pemenang dalam Pilpres 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Baidowi mengatakan koalisi 10 parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf akan tetap ada dan berlanjut mengawal pemerintahan selama lima tahun ke depan. Meski demikian, ia belum mengetahui bagaimana format wadah koalisi Jokowi-Ma'ruf ke depan, usai TKN dibubarkan.
Jika ada parpol baru uang bergabung, Moeldoko mengistilahkan koalisi plus-plus. Sementara Baidowi mengatakan hanya bisa memastikan ke depan akan ada wadah koalisi yang dibentuk Jokowi layaknya Sekretariat Gabungan (Setgab) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Karena wadah koalisi akan tetap ada seperti apa bentuknya itu nanti disiapkan. Kalau zaman SBY-Boediono ada Setgab, enggak tahu kalau yang sekarang," kata dia.
Pembubaran TKN rencananya akan dilakukan dalam sebuah pertemuan di salah satu restoran di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/7) petang. (rzr/wis)