"Dari 172 kasus paling banyak DKI," kata Yuri saat konferensi pers di kantor Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta dan disiarkan secara langsung, Selasa (17/3)
Dia tidak merinci seberapa banyak kasus yang ada di Jakarta. Lokasi sebaran wilayah juga tak dikerucutkan dengan lebih spesifik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah bentuk tracing. Kita bersyukur cukup banyak yang didapatkan," kata Yuri.
"Dari gambar ini ternyata hampir semua kecamatan ada kasus. Ini adalah sebaran positif (corona) dan sebarannya cukup luas," kata Anies di Balai Kota, Jumat (13/3).
Jumlah pasien positif terjangkit corona sendiri bertambah menjadi 172 orang di seluruh Indonesia. Ada 9 diantaranya yang sembuh, namun ada 5 orang meregang nyawa akibat virus tersebut.
Kepolisian meminta pedagang agar membatasi penjualan bahan pangan guna mencegah kelangkaan. Pemerintah pusat sendiri belum berpikir untuk menerapkan lockdown seperti beberapa negara lain.
Bahkan, Presiden Joko Widodo melarang pemerintah daerah menerapkan itu. Lockdown, katanya, adalah kewenangan pemerintah pusat yang tak boleh dilangkahi pemerintah daerah.
Lihat juga:Pemerintah Punya 10 Ribu Tes Kit Corona Baru |