Menurut pria yang akrab disapa Emil itu, untuk mengambil kebijakan lockdown di Jabar harus dengan parameter yang jelas. Jika berkaca pada jumlah positif di Jabar per hari ini sebanyak 10 orang, posisinya tersebar di beberapa daerah.
"Berbeda kalau (dibandingkan) Jakarta. Di sana mayoritas jumlahnya banyak sedangkan areanya kecil. Maka pertanyaan itu lebih relevan untuk Jakarta, kalau di Jabar masih aman terkendali," ucap Emil di Gedung Sate, Bandung, Senin (16/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emil mengatakan yang paling penting dilakukan saat ini proaktif melakukan tes. Pihaknya sedang memprioritaskan tes untuk orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).
"Dari 27 daerah ini dan secara statistik makin mendekati Jakarta. Maka kita akan berikan bantuan ke daerah terbanyak ODP seperti Kota Depok," ucapnya.
[Gambas:Video CNN]
"Minimal dua minggu dari sekarang dikurangi dibukanya tempat-tempat wisata yang sifatnya berkerumun dan massal," kata Emil.
Mengenai bahan pangan, Emil juga memastikan masih aman. Dia mengaku terus memantau perkembangan dari hari ke hari.
"Terbukti dengan kondisi sembako masih aman, masih bisa dibeli. Di stok gudang bulog saya belum dapat hasilnya tapi antisipasi sudah dilakukan oleh sekda," ucap Emil.
Hingga Senin (16/3), telah ada 134 orang yang positif terjangkit virus corona. Ada 8 diantaranya dinyatakan sembuh dari virus tersebut, namun ada 5 orang yang meninggal dunia.