"Pengembangan penuh kecerdasan buatan bisa berarti akhir dari umat manusia," ujarnya kepada BBC News, Selasa (2/12).
Hawking berkata kecerdasan buatan yang dikembangkan sejauh ini memang sangat terbukti berguna untuk manusia. Tetapi, ia khawatir peranti lunak tersebut berpikir melampaui manusia dan menandingi umat manusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah prediksi tentang peranti lunak kecerdasan buatan telah digambarkan dalam sebuah fiksi ilmiah, termasuk film Transcendence karya sutradara Wally Pfister yang dirilis pada April 2014 lalu.
Film ini mengisahkan kecerdasan buatan yang memiliki kesadaran diri dan mampu mengembangkan diri di luar kendali manusia.
Ketika telah mencapai tahap tersebut, manusia menyadari bahwa peranti lunak macam ini membahayakan eksistensi mereka. Manusia pun berjuang untuk memusnahkannya.