Seperti layanan voice LTE VoLTE yang diusung oleh Smartfren. Ini cara operator tersebut mendorong penggunaan voice ke tingkat yang lebih teratas.
"Ini adalah cara Smartfren memberikan pengalaman yang berbeda untuk para pelanggannya agar bisa merasakan layanan voice yang berbeda," kata Chief Technology Officer Smartfren Christian Daigneault, di Plaza Senayan, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
"Bukan, ini tidak diinstal tapi sudah terembed di ponsel Smartfren. Nanti pengguna lama akan ada update firemware di perangkatnya," tambah Device Planning and Management Division Head Sukaca Puwakrdjono.
"Bukan voice yang pentingnya, dengan teknologi mendasar yakni aplikasi video, kita ingin mendorong video call juga. Dulu suara, dulu picture sekarang video. Bisa komunikasi dengan video," kata Merza.
Karena sudah terpasang tanpa bantuan aplikasi pihak ketiga. Tentu saja, pengguna VoLTE cukup menekan nomor yang dituju--tentunya sesama pengguna Smartfren-- dan layanan ini pun langsung terkoneksi seperti panggilan voice biasa pada umumnya.
Lihat juga:Smartfren Adopsi Teknologi VoLTE dan VoWiFi |
Smartfren memperkenalkan layanan Voice over LTE kepada pelanggan dan pengguna Andromax (CNN indonesia/Susetyo Dwi Prihadi) |
1. Pengguna akan merasakan suara yang jernih dan dekat.
2. Mengurangi background noise
3. Menggunakan voice dan data yang dapat dilakukan bersamaan.
4. Call setup yang cepat.
Kenapa hal tersebut bisa dilakukan? karena, selain bukan fitur tambahan, panggilan suara VoLTE menghantarkan layanannya menggunakan dedicated bearier atau jalur khusus. Sehingga tak "campur aduk" dengan data pada umumnya.
Soal harga, pihak Smartfren pun memastikan layanan ini akan menggunakan tarif voice biasa tanpa mengurangi kuota data. Pun demikian yang menerima panggilan VoLTE tak akan menguras data.

Smartfren memperkenalkan layanan Voice over LTE kepada pelanggan dan pengguna Andromax (CNN indonesia/Susetyo Dwi Prihadi)