Berdasarkan laporan TechCrunch, Intudo Ventures akan dikomandoi oleh Eddy Chan dan Patrick Yip. Keduanya tergabung dalam Intudo Ventures yang juga mereka dirikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Intudo mengunci perhatian bisnisnya ke sejumlah sektor yaitu e-commerce, keuangan, layanan kesehatan, pendidikan, dan media. Dalam laman resminya, Intudo menyebut sektor-sektor bisnis yang mereka incar itu sebagai "Target Sector".
Ada istilah khusus yang Chan sematkan kepada penyandang sarjana universitas ternama luar negeri itu. Mereka ini dinilai punya pengetahuan dan jaringan yang mumpuni sehingga tak jarang sekembalinya mereka dari luar negeri, mereka akan mendirikan startup.
Contoh mereka yang sukses kuliah dari luar negeri dan mendirikan startup sendiri adalah Nadiem Makarim dari Gojek, Iman Usman dari Ruanggur, serta Rama Raditya dari Qlue.
Namun ada pula yang memilih bergabung dengan perusahaan teknologi ternama seperti Google, Facebook, Amazon, Alibaba, atau Tencent.
Chan ingin mencontoh fenomena yang sempat terjadi di China ketika para putra-putri lokal lulus dari kampus dunia ternama lalu kembali ke tanah kelahirannya.
"Kami merasa industri startup/ventura Indonesia masih tumbuh, menanti bakat-bakat terbaik di luar sana untuk membangun bisnis dan infrastruktur yang pertumbuhannya akan melipatgandakan ekosistem kapital ventura," ucap Chan seperti dilansir dari TechCrunch.
"Kalau mereka tak kembali beberapa tahun ke depan, kesempatannya mungkin akan hilang dan hanya bisa meratapinya," imbuh Chan.