Dalam misi menggunakan pesawat ulang-alik Challenger, Ride menghabiskan waktu selama enam hari di antariksa.
Misi tersebut merupakan upaya peluncuran dua satelit komunikasi milik Indonesia dan Kanada. Indonesia meluncurkan satelit Palapa Ring B1 milik PT Telkom Indonesia. Ride turun tangan mengoperasikan Canadarm, lengan robot untuk memasang satelit di luar angkasa.
Usai merampungkan misi tersebut, Ride kembali dipercaya untuk peluncuran misi Challenger STS-41-G pada 5 Oktober 1984. Misi yang berlangsung selama sembilan hari tersebut bertujuan untuk menyigkirkan es dari bada pesawat agar bisa menyesuaikan antena radar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah merampungkan studi di Stanford, Ride mendaftarkan diri untuk bergabung dengan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Dari ribuan pendaftar, ia terpilih sebagai salah satu dari enam astronaut perempuan pertama di NASA.
Peran pentingnya juga ditunjukkan saat ia bergabung dengan komite untuk mementukan tujuan antariksa NASA di masa depan.
Mengutip Space, di tahun 1987 Ride pensiun dari NASA dan bergabung dengan Pusat Keamanan dan Pengawasan Internasional di Stanford University. Karirnya di bidang aeronautika harus berakhir ketika ia divonis mengidap kanker pankreas.
Ride menghembus nafas terakhirnya di usia 61 tahun pada 2012 lalu setelah berjuang melawan sakit selama 17 bulan.