"Betul website saya di-hack. Sudah lama diincar, akhirnya jebol juga," kata Denny kepada CNNIndonesia.com, Kamis (6/4).
Denny menjelaskan sejak awal, kelompok tersebut sudah mengincar akun Facebook pribadinya untuk diretas. Menurut Denny, Facebook menjadi wadah utamanya untuk menuliskan sikap kritisnya. Namun, pengamanan Facebook diakui Denny lebih ketat ketimbang sebuah website.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi saya sekarang tantang mereka coba hack akun Facebook saya. Kalau website itu cuma tempat nyimpan data saya, paling sebentar lagi selesai. Tapi saya lebih bayak aktif di Facebook," kata Denny.
Kendati demikian, Denny mengaku tak mau mempersoalkan masalah tersebut ke ranah hukum. Ia juga tak mau menggubris anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mustofa Nahrawardaya yang meramaikan kasus peretasan websitenya lewat akun @akuntofa.
"Biarkan saja mereka bangga dengan prestasinya. Soalnya mereka kan sudah tidak punya tokoh lagi. Jonru Ginting sudah habis, kalau mau hack Facebook saya," kata Denny.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, di laman website www.dennysiregar.com terpampang tulisan 'Hacked by Saracen Cyber Team. Muslim Are United'. Akun Mustofa Rasa Lemon, @AkunTofa menulis 'perang dimulai' dan melakukan tangkapan layar terhadap website Denny Siregar yang telah diretas.
[Gambas:Twitter] (dal/dal/dal)