Opera 90 menit itu memukau ratusa penonton yang memadati gedung pentas. Pementasan ini merupakan kolaborasi mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang berasal dari kota Harbin dan Nanchang serta dibantu mahasiswa asing yang sedang menempuh studi di China. Sejak publikasi acara ini dilakukan, antusiasme penonton untuk menyaksikan opera ini terbilang sangat besar
Lakon dalam opera yang dipentaskan oleh para mahasiswa asal Indonesia dan mahasiswa asing (Bangladesh, Nepal, dan Kirgistan) telah memikat penonton yang hadir pada acara. Alur cerita, koreografi, musik, dan aktor berpadu menghasilkan pertujukan drama yang kontemporer dan elegan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah pementasan opera berakhir, seluruh aktor dan panitia acara berfoto di atas panggung pementasan untuk mengabadikan momen penting ini. Selain audiens yang senang, pengelola universitas juga sangat senang dan bangga.
Pada bulan mei lalu, para mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) Cabang Harbin juga sukses mementaskan opera yang sama di Kota Harbin, China. Kegiatan ini juga didukung oleh Rumah Budaya Indonesia, salah satu program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, KBRI Beijing.
Tahun depan, PPIT Tiongkok berharap bisa menyelenggarakan acara yang lebih bagus dan dahsyat dengan tema yang berbeda.
Putra Wanda
Mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan teknik HUST di Kota Harbin, China (ded/ded)