Pohon sagu juga akan cepat punah karena masyarakat Sentani telah menggunakan mesin pengolah sagu modern yang efisien, sehingga proses pembuatan tepung sagu dapat dilakukan relatif singkat.
Dengan mesin ini dapat memproses lebih banyak batang sagu untuk digiling. Namun produksi yang cepat ini tidak dibarengi dengan penanaman kembali bibit pohon sagu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melestarikan hutan sagu berarti menjaga ketahanan pangan. Jika pohon sagu tidak ada lagi di Sentani, maka masyarakat Sentani jika ingin membuat papeda harus mengimpor sagu dari Papua Nugini. (ded/ded)