TTD Bukanlah Tanda Tangan, Lalu Apa Kepanjangannya?

CNN Indonesia
Kamis, 26 Feb 2026 08:45 WIB
Sudah tahu belum kalau TTD yang biasa muncul di surat atau dokumen bukan singkatan dari tanda tangan. Lantas, apa kepanjangan dari TTD?
Ilustrasi. Sudah tahu belum kalau TTD yang biasa muncul di surat atau dokumen bukan singkatan dari tanda tangan. Lantas, apa kepanjangan dari TTD? (iStockphoto/ridvan_celik)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Pada bagian akhir tulisan suatu surat atau berbagai dokumen resmi seringkali tersemat TTD. Namun, tahukah kamu bahwa kepanjangan TTD tersebut ternyata bukanlah singkatan dari tanda tangan. Lantas, apa artinya?

Jika kamu menekuni pekerjaan yang berhubungan dengan surat menyurat, umumnya singkatan TTD ditulis di bagian akhir. Tak perlu heran, hal ini merupakan suatu kebiasaan yang memiliki tujuan tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi, banyak yang mengira bahwa TTD adalah singkatan dari tanda tangan. Merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tanda tangan adalah nama yang dituliskan secara khas dengan tangan oleh orang itu sendiri.

Kalau begitu, apa kepanjangan dari TTD?


Kepanjangan ttd bukan tanda tangan

Kepanjangan TTD bukanlah tanda tangan. Mengutip laman resmi Kemendikdasmen kepanjangan atau arti dari TTD adalah "tertanda". Dengan demikian, TTD berbeda artinya dengan tanda tangan.

Dalam KBBI, tertanda adalah kata kerja yang memiliki arti sudah dibubuhi tanda atau sudah ditandatangani. Maka, TTD tidak serta merta bisa diartikan secara langsung sebagai "tanda tangan".

Pasalnya, tertanda menitikberatkan pada kondisi suatu objek yang telah dibubuhi atau diberikan tanda. Jadi, tertanda atau TTD merujuk suatu surat atau dokumen yang telah diberi tanda (tidak harus tanda tangan).

Sementara itu, tanda tangan adalah lambang atau nama dengan tulisan yang khas dan dibubuhi oleh seseorang. Itu artinya, benar belaka kalau kepanjangan TTD bukan tanda tangan, melainkan tertanda.


Sejarah singkat tentang tanda tangan

Tanda tangan memiliki sejarah dan perkembangan yang cukup panjang sebagai representasi unik dari identitas seseorang.

Dari laman docusign, disebutkan bahwa beberapa bentuk tanda tangan paling awal berasal dari Mesopotamia yang terjadi sekitar 3.100 SM, jauh sebelum kertas dan pena ditemukan.

Pada masa itu, bangsa Sumeria memerlukan cara untuk memverifikasi kepemilikan tanah liat sehingga menciptakan segel dengan ukiran gambar atau simbol di permukaannya. Lalu, segel tersebut digulingkan di atas tanah liat basah untuk meninggalkan tanda khas sebagai penanda identitas.

Kemudian, dengan semakin berkembangnya peradaban dan teknologi, juga ditemukannya tulisan, tanda tangan yang sebelumnya berupa segel berganti dengan bentuk abjad seperti yang kita kenal hari ini.

Bahkan, teknologi sekarang memungkinkan seseorang menyematkan tanda tangan digital pada suatu dokumen. Tujuannya lantaran dianggap lebih cepat dan efisien tanpa perlu membutuhkan tinta atau kertas.


Penulisan TTD dalam surat

Sesuai dengan arti dan maknanya, penulisan ttd. dalam surat resmi menunjukkan bahwa dokumen tersebut telah dibubuhi tanda.

Penulisan ttd. umumnya ditempatkan di bagian kanan bawah atau di bawah salam penutup dan nama terang pengirim.

Di luar penulisannya, ttd. alias tertanda biasanya disematkan dalam dokumen tembusan/arsip guna menandakan bahwa surat telah dibubuhi tanda atau ditulis atas nama seseorang.

Bagaimana, sudah paham bahwa kepanjangan ttd bukan tanda tangan melainkan tertanda, bukan? Semoga bermanfaat.

(hdr/fef)