Berapa Lama Makanan Dicerna di Lambung?
Makanan akan mengalami proses cerna di dalam lambung setelah melewati kerongkongan. Setiap jenis makanan membutuhkan waktu berbeda untuk diproses dalam lambung.
Mengetahui berapa lama makanan dicerna di lambung dapat membantumu untuk mengatur jeda atau jarak makan hingga pilihan jenis makanan yang dikonsumsi.
Lihat Juga : |
Lambung atau ventrikulus merupakan organ berbentuk kantung besar yang terdapat di rongga perut. Di lambung ini, sejumlah proses pencernaan terjadi.
Secara umum, makanan tidak langsung selesai dicerna hanya di lambung. Perjalanan makanan di dalam sistem pencernaan bisa memakan waktu belasan hingga puluhan jam. Namun, lambung tetap memegang peran penting sebagai tempat pemecahan awal makanan.
Berapa lama makanan dicerna di lambung?
Di dalam lambung, makanan bercampur dengan cairan pencernaan dan terjadi gerakan mengaduk. Makanan umumnya berada di lambung hingga 120 menit atau lebih.
"Semakin padat makanan, artinya semakin banyak protein atau lemak yang terkandung di dalamnya, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk dicerna," ujar dokter spesialis gastroenterologi Christine Lee, dikutip dari laman Cleveland clinic.
Setelah makanan diaduk dan dipecah di dalam lambung, makanan akan menuju ke usus halus. Proses ini disebut dengan pengosongan lambung atau gastric emptying.
Ditambahkan dari laman Healthline, umumnya lambung membutuhkan waktu 0 hingga 6 jam untuk mengosongkan sebagian besar isinya. Biasanya makanan mulai bergerak ke usus halus sekitar 2-4 jam setelah makan.
Meski begitu, waktu ini bukan angka pasti untuk semua orang. Setiap individu memiliki ritme pencernaan yang berbeda, metabolisme tubuh masing-masing, serta jenis makanan yang dikonsumsi. Selama tidak disertai keluhan, variasi waktu masih tergolong normal.
Perlu diingat bahwa pencernaan tidak berhenti di lambung. Rata-rata, makanan membutuhkan sekitar 28 jam untuk melewati seluruh saluran cerna. Pada sebagian orang, proses lengkap bahkan bisa berlangsung lebih lama.
Apa yang terjadi di dalam lambung?
Setelah makanan ditelan, lambung mulai bekerja dengan bantuan asam lambung dan enzim. Organ ini mengaduk makanan secara ritmis hingga berubah menjadi campuran semi cair yang disebut kimus. Tahap ini penting agar makanan lebih mudah diproses selanjutnya.
Gerakan otot lambung kemudian mendorong kimus keluar secara bertahap menuju usus halus. Di usus halus, sebagian besar nutrisi akan diserap ke dalam aliran darah. Karena itu, performa lambung sangat berpengaruh pada efisiensi pencernaan.
Proses di lambung juga dipengaruhi oleh jumlah dan jenis makanan. Jika makanan lebih berat atau kompleks, pengosongan lambung cenderung berlangsung lebih lambat. Inilah sebabnya rasa kenyang bisa bertahan berbeda-beda.
Faktor yang memengaruhi lama pencernaan
Komposisi makanan menjadi faktor utama yang menentukan cepat atau lambatnya proses cerna. Makanan tinggi protein dan lemak, seperti daging dan makanan berminyak, umumnya lebih lama berada di lambung. Sebaliknya, makanan tinggi gula sederhana biasanya lebih cepat diproses.
Porsi makan juga berperan besar dalam menentukan durasi pengosongan lambung. Semakin besar porsi yang dikonsumsi, semakin lama waktu yang dibutuhkan tubuh. Kebiasaan makan terburu-buru juga dapat memperberat kerja lambung.
Selain itu, kondisi tubuh seperti stres, mikrobioma usus, genetika, hingga gangguan pencernaan tertentu dapat memengaruhi waktu cerna. Faktor gaya hidup sering kali tidak disadari, padahal dampaknya cukup signifikan terhadap kenyamanan pencernaan.
Untuk membantu kerja lambung, kamu bisa membiasakan untuk makan dalam porsi moderat. Mengunyah makanan dengan baik juga dapat meringankan beban pencernaan. Langkah kecil ini sering diabaikan, padahal cukup efektif.
Perbanyak asupan serat hingga sekitar 30 gram per hari dan pastikan tubuh cukup terhidrasi. Kamu juga disarankan makan lebih sering dengan porsi lebih kecil. Hindari konsumsi berlebihan makanan tinggi lemak dan ultra-proses.
Dengan pola makan seimbang dan gaya hidup yang terjaga, proses pencernaan bisa berjalan lebih efisien. Jika kamu sering mengalami keluhan seperti begah atau nyeri lambung, sebaiknya konsultasikan ke tenaga medis untuk evaluasi lebih lanjut.
Demikian penjelasan mengenai berapa lama makanan dicerna di lambung.
(han/fef)