Niat Shalat Witir 3 dan 1 Rakaat di Bulan Ramadhan

CNN Indonesia
Jumat, 27 Feb 2026 18:30 WIB
Shalat witir jadi penutup rangkaian shalat tarawih di bulan Ramadhan. Berikut bacaan niat shalat witir 3 dan 1 rakaat.
Ilustrasi. Bacaan niat shalat witir 3 dan 1 rakaat. (CNN Indonesia/ Adi Ibrahim)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Pada bulan Ramadan, berbagai ibadah sunah semakin dihidupkan untuk meraih pahala yang berlipat ganda. Salah satu amalan yang hampir tidak pernah ditinggalkan adalah shalat witir sebagai penutup rangkaian shalat tarawih.

Terkait itu, simak niat shalat witir 3 dan 1 rakaat sebagai penutup shalat malam di bulan Ramadan berikut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Shalat witir adalah shalat sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim karena mengandung banyak keutamaan. Biasanya, shalat witir dikerjakan di malam hari, setelah shalat Isya hingga terbit fajar atau sebelum shalat Subuh.

Setelah menunaikan shalat tarawih pada bulan Ramadan, umat Islam biasanya menyempurnakannya dengan shalat witir secara berjamaah di masjid.

Dalam pelaksanaannya, shalat witir sendiri bisa dikerjakan dalam 3 rakaat sekali salam atau memisahkan 1 rakaat terakhir dengan dua kali salam.

Niat shalat witir 3 dan 1 rakaat

Dikutip dari NU Online, inilah niat shalat witir 3 dan 1 rakaat yang benar dan sesuai syariat islam.

1. Niat shalat witir 3 rakaat sekali salam

Shalat witir yang dilakukan dengan menyambung 3 rakaat satu kali salam disebut washal. Cara ini dapat dilakukan dengan satu tasyahud di rakaat terakhir atau dua tasyahud seperti shalat Magrib.

Berikut niat shalat witir 3 rakaat sekali salam:

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri tsalâtsa raka'âtin mustaqbilal qiblati adâ'an lillâhi ta'âlâ

Artinya:

"Aku shalat sunah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah ta'ala."

Bagi makmum, dapat menambahkan kata 'ma'mûman', dan bagi imam menambahkan kata 'imâman' setelah kalimat 'mustaqbilal qiblati'.

2. Niat shalat witir 2 rakaat dan 1 rakaat terpisah dua kali salam

Umat Islam melaksanakan Shalat Tarawih di Masjid Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (18/2/2026). Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyelenggarakan Shalat Tarawih perdana di Masjid Negara mengikuti penetapan pemerintah 1 Ramadhan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis (19/2). ANTARA FOTO/M Risyal HidayatIlustrasi. Bacaan niat shalat witir 3 dan 1 rakaat. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Tak hanya itu, adapun shalat witir yang memisahkan dua rakaat pertama dengan satu rakaat terakhir, sehingga dilakukan dengan dua kali salam. Shalat witir ini disebut fashal.

Niat dua rakaat pertama:

أُصَلِّيْ سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatam minal witri rak'ataini lillahi ta'ala.

Artinya:

"Aku niat shalat sunah dari bagian shalat witir dengan dua rakaat karena Allah ta'ala."

Niat satu rakaat terakhir:

أُصَلِّيْ سُنَّةً مِنَ الْوِتْرِ رَكْعَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri rak'atal lillahi ta'ala.

Artinya:

"Aku niat shalat sunah witir satu rakaat karena Allah ta'ala."

Jika shalat witir dilaksanakan tiga rakaat, dianjurkan membaca surah Al-A'la pada rakaat pertama, surah Al-Kafirun di rakaat kedua, dan rakaat terakhir membaca surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.

Bacaan doa setelah shalat witir

Setelah menunaikan shalat witir, dianjurkan membaca beberapa zikir dan doa berikut.

1. Dzikir dibaca 3 kali

سُبْحَانَ المَلِكِ القُدُّوسِ

Subhānal malikil quddūs.

Artinya:

"Maha Suci Dzat Yang Maha Merajai dan Maha Suci."

2. Bacaan doa

سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ، جَلَّلْتَ السَّمٰوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْعَظَمَةِ وَالْجَبَرُوْتِ، وَتَعَزَّزْتَ بِالْقُدْرَةِ، وَقَهَّرْتَ الْعِبَادَ بِالْمَوْتِ. اَللّٰهُمَّ إنِّيْ أَعُوذُ بِرِضَـاكَ مِنْ سُخْطِكَ بِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ فَلَكَ الْحَمْدُ حَتَّى تَرْضَى

Subbûhun quddûsun rabbul malâikati war rûh jallaltas samâwâti wal ardha bil 'azhamati wal jabarût wa ta'azzazta bil qudrati wa qahhartal 'ibâda bil maûti allâhumma innî a'ûzu bi ridaka min sakhatika wa bimu'âf âtika min 'uqû batika wa a'udzu bika minka lâ uhsî tsanâ 'an 'alaîka anta kama atsnaîta 'ala nafsika falakal hamdu hattâ tardha.

Artinya:

"Maha Suci Allah Penguasa Yang Kudus, Tuhan para malaikat dan Jibril. Engkau penuhi langit dan bumi dengan kemuliaan dan keperkasaan-Mu. Engkau memiliki keperkasaan dengan kekuasaan-Mu, dan Engkau tundukkan hamba-Mu dengan kematian. Ya Allah, aku berlindung dengan ridha-Mu dari kemurkaan-Mu, aku berlindung dengan maaf-Mu dari siksaan-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari-Mu, aku tidak bisa menyebut semua pujian untuk-Mu sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri. Maka bagi-Mu segala puji hingga Engkau ridha."

3. Bacaan berikut, dianjurkan dibaca 40 kali

لَا إِلٰهَ اِلَّا أَنْتَ سُبْحَــانَكَ إِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ

Lâ ilâha illâ anta subhânaka innî kuntu minazzhalimîn

Artinya:

"Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim."

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai niat sholat witir 3 dan 1 rakaat di bulan Ramadan. Dengan memahami ilmunya secara benar, diharapkan ibadah yang kita lakukan semakin khusyu dan diterima oleh Allah SWT.

(gas/asr)


[Gambas:Video CNN]