Tetap Segar, Ini 7 Tips Atur Waktu Tidur di Bulan Puasa
Daftar Isi
Selama bulan Ramadhan, pola tidur umat muslim mungkin berubah karena bangun lebih awal untuk sahur dan melakukan salat Tarawih serta ibadah malam lainnya. Oleh karena itu, penting untuk mengatur waktu tidur di bulan puasa.
Pada bulan Ramadhan, pastikan durasi tidur Anda tetap ideal, yakni sekitar 7-9 jam. Simak tipsnya berikut ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tips atur waktu tidur di bulan puasa
Tidur yang cukup membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan konsentrasi dan fokus, meningkatkan produktivitas, hingga menurunkan risiko obesitas.
Adapun kekurangan tidur bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh. Padahal, kesehatan yang optimal penting untuk menjalani ibadah dan aktivitas sehari-hari pada bulan Ramadhan.
Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini tips mengatur waktu tidur di bulan puasa:
1. Upayakan mendapat waktu tidur yang cukup
Durasi tidur lebih lama lebih bermanfaat ketimbang beberapa tidur singkat untuk mendapatkan istirahat yang cukup.
Tips dari Cleveland Clinic Abu Dhabi, usahakan untuk tidur setidaknya 4 jam di malam hari sebelum bangun untuk sahur dan salah Subuh. Setelah itu, kembalilah tidur selama beberapa jam sebelum bangun untuk beraktivitas seperti biasa.
2. Atur pola tidur secara konsisten
Buatlah perencanaan rutinitas tidur yang disesuaikan untuk bulan Ramadhan. Dengan demikian, Anda tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap harinya. Ini bisa membantu tubuh Anda mendapatkan ritme untuk tidur yang lebih nyenyak.
3. Atur suasana sekitar tempat tidur
Pastikan kamar tidur Anda tenang dan gelap agar mudah terlelap dan tidur nyenyak. Suhu ruangan yang pas dan jauh dari ingar bingar keramaian juga bisa membantu tidur jadi lebih nyenyak.
4. Perhatikan asupan makanan dan minuman
Agar tidur lebih nyenyak, memperhatikan asupan gizi saat berbuka puasa juga penting. Sebaiknya, hindari makanan berat, berlemak, atau manis karena membuat tubuh bekerja ekstra untuk mencernanya.
Makanan pedas juga bisa membuat tidur tak nyenyak karena menyebabkan gas dan mulas. Selain itu, hindari kafein beberapa jam sebelum tidur supaya bisa tidur nyenyak.
5. Boleh tidur siang, tetapi singkat
Foto: iStock/fizkesIlustrasi tidur siang. |
Tidur siang singkat selama 20-30 menit juga bisa membuat Anda lebih berenergi dan lebih waspada. Anda bisa lakukan setelah salat Dzuhur atau selama jam istirahat kerja.
Namun perlu diingat, tidur siang tidak boleh terlalu lama karena bisa berdampak buruk pada kualitas tidur malam.
6. Jangan lakukan aktivitas berat sebelum tidur
Melakukan olahraga berat sebelum tidur dapat meningkatkan suhu tubuh dan detak jantung. Alhasil, Anda jadi lebih sulit untuk tertidur.
Olahraga atau aktivitas berat lainnya, sebaiknya dilakukan beberapa jam sebelum tidur. Sebagai alternatif, lakukan ibadah yang menenangkan seperti berzikir, membaca Al-Qur'an, atau meditasi ringan yang bisa bikin tubuh rileks dan tidur nyenyak.
7. Hindari gunakan ponsel dan gawai lain sebelum tidur
Paparan cahaya biru dari layar gawai bisa menekan melatonin, hormon yang mengontrol tidur. Oleh karena itu, hindari penggunaan komputer, tablet, hingga ponsel pintar minimal satu jam sebelum tidur.
Lebih baik, pilih kegiatan yang menenangkan seperti membaca atau mendengarkan lantunan Al-Qur'an.
Dengan mengikuti sejumlah tips mengatur waktu tidur di bulan puasa di atas, Anda tetap dapat tidur nyenyak tanpa mengganggu ibadah di bulan Ramadhan. Selamat berpuasa!
(rti)[Gambas:Video CNN]

Foto: iStock/fizkes