Takbiran Idul Fitri Berapa Hari Dikumandangkan?
Jelang Hari Raya Idul Fitri, takbiran menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu umat muslim.
Suara takbir bergema hingga ke pelosok tempat sebagai tanda kemenangan setelah berpuasa di bulan Ramadhan. Lalu, takbiran Idul Fitri berlangsung berapa hari?
Takbiran menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Takbiran dengan cara mengumandangkan kalimat Allahu Akbar menjadi sebuah bentuk ungkapan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.
Idul Fitri menjadi salah satu momen paling istimewa bagi umat muslim. Pada saat itu, umat muslim saling mengunjungi untuk menyambung dan mempererat tali silaturahmi. Nah, takbiran menjadi penyambut datangnya hari raya Idul Fitri.
Takbiran Idul Fitri berapa hari?
Hukum mengumandangkan takbiran Idul Fitri adalah sunah muakkadah. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT yang terdapat di dalam Surah Al Baqarah Ayat 185 yang berbunyi sebagai berikut:
"وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ...."
Artinya: "...dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya (puasa Ramadhan) dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (bertakbir) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur." (Al Baqarah Ayat 185)
Dalam surah tersebut Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk mengagungkan nama Allah SWT dengan cara mengumandangkan takbir.
Hal ini dilakukan semata-mata agar seorang muslim dapat bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.
Dikutip dari NU Online, dalam sebuah riwayat yang tertulis di kitab Fathul Qarib menyebutkan bahwa disunnahkan bagi umat Islam untuk mengumandangkan takbir pada malam hari raya, termasuk Idul Fitri.
Bahkan dituliskan juga jika seluruh umat Islam baik laki-laki maupun perempuan, dalam perjalanan atau tinggal dan di mana pun tempatnya untuk tetap mengumandangkan takbir.
ويكبر ندبا كل من ذكر وأنثى وحاضر ومسافر في المنازل والطرق والمساجد والأسواق، من غروب الشمس من ليلة العيد، أي: عيد الفطر، ويستمر هذا التكبير إلى أن يدخل الإمام في الصلاة للعيد، ولا يسن التكبير ليلة عيد الفطر عقب الصلاة، ولكن النووي في "الأذكار" اختار أنه سنة
Artinya: Disunnahkan takbir bagi laki-laki dan perempuan, musafir dan mukim, baik yang sedang di rumah, jalan, masjid, ataupun pasar. Dimulai dari terbenam matahari pada malam hari raya berlanjut sampai shalat Idul Fitri.
Selain itu, dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abdullah bin Abbas RA, Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya:
"Perbanyaklah membaca takbiran pada malam hari raya (fitri dan adha) karena hal itu dapat melebur dosa-dosa."(HR. Ahmad)
Berdasarkan kedua hadist tersebut, dapat disimpulkan jika takbiran Idul Fitri hanya berlangsung satu hari saja. Takbiran Idul Fitri dimulai saat matahari terbenam pada hari terakhir di bulan Ramadhan hingga sebelum dilaksanakannya sholat Idul Fitri.
Bacaan takbir Idul Fitri
Adapun bacaan takbir yang sering dibaca oleh masyarakat pada saat takbiran Idul Fitri sebagai berikut.
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. La ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu akbar wa lillahil hamdu
Artinya: Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya.
Itulah penjelasan mengenai takbiran Idul Fitri berapa hari untuk dipahami.
(ahd/fef)