Jumat Agung 2026 Libur atau Tidak? Ini Tanggalnya

CNN Indonesia
Rabu, 01 Apr 2026 05:45 WIB
Ilustrasi. Jumat Agung merupakan salah satu hari sakral dalam rangkaian perayaan Paskah. Lantas, Jumat Agung libur atau tidak? (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jumat Agung merupakan salah satu hari sakral dalam rangkaian perayaan Paskah bagi umat Kristiani.

Peringatan ini dilakukan untuk mengenang penyaliban dan wafatnya Yesus Kristus, yang diyakini sebagai puncak pengorbanan-Nya bagi umat manusia.


Dalam tradisi gereja, Jumat Agung juga menjadi bagian dari Tri Hari Suci, yakni rangkaian ibadah yang dimulai dari Kamis Putih, Jumat Agung, hingga Sabtu Suci sebelum akhirnya mencapai puncaknya pada Minggu Paskah.

Lantas, apakah Jumat Agung termasuk hari libur nasional, dan kapan diperingati pada 2026?

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Jumat Agung tahun 2026 jatuh pada Jumat, 3 April 2026.

Hari tersebut ditetapkan sebagai hari libur nasional, sebagaimana juga diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2025 yang menetapkan sejumlah hari besar keagamaan, termasuk Jumat Agung dan Paskah, sebagai hari libur resmi.


Berikut rincian libur terkait Paskah 2026


Dalam iman Kristiani, peristiwa penderitaan dan wafat Yesus bukan sekadar tragedi, melainkan simbol pengorbanan dan kasih yang mendalam. Karena itu, suasana ibadah Jumat Agung biasanya berlangsung hening, khidmat, dan penuh perenungan.

Jadwal Misa Tri Hari Suci 2026

Sejumlah gereja telah menyiapkan rangkaian misa untuk mengakomodasi umat. Gereja Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga (Katedral Jakarta) mengadakan jadwal misa Tri Hari Suci yang berlangsung sebagai berikut:

Kamis Putih

• 16.30 WIB
• 19.00 WIB
• 21.00 WIB


Tuguran (adorasi)

• Setelah misa pukul 21.00 WIB
• Pukul 23.00 WIB

Jumat Agung

• 12.00 WIB
• 15.00 WIB
• 18.00 WIB

Sabtu Suci

• 17.00 WIB
• 21.00 WIB

Minggu Paskah

• 08.30 WIB
• 11.00 WIB
• 17.00 WIB

Umat diimbau untuk datang lebih awal agar dapat mengikuti ibadah dengan lebih nyaman, mengingat perayaan Tri Hari Suci biasanya dihadiri dalam jumlah besar.

Beberapa gereja juga menyediakan alternatif misa tambahan atau siaran daring bagi umat yang tidak dapat hadir secara langsung.

(anm/fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK