Idul Adha Tahun 2026 Berapa Hijriah?

CNN Indonesia
Kamis, 14 Mei 2026 06:30 WIB
Masyarakat mulai mencari informasi soal Idul Adha 2026 berapa hijriah, seiring mendekatnya Hari Raya Kurban tahun ini. (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Masyarakat mulai mencari informasi soal Idul Adha 2026 berapa hijriah, seiring mendekatnya Hari Raya Kurban tahun ini.

Ada beberapa hal penting yang perlu diketahui sejak awal, mulai dari tahun Hijriah, prediksi tanggal Idul Adha versi pemerintah dan organisasi Islam, hingga metode penetapan yang digunakan di Indonesia.

Idul Adha 2026 berapa Hijriah?

Idul Adha tahun ini jatuh pada 10 Zulhijah 1447 Hijriah. Berdasarkan prediksi yang beredar, Idul Adha 2026 jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Dalam kalender Islam, Idul Adha selalu diperingati setiap tanggal 10 Zulhijah. Bulan Zulhijah sendiri merupakan bulan terakhir dalam kalender Hijriah dan menjadi waktu pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

Karena kalender Hijriah menggunakan peredaran bulan, tanggal hari besar Islam terus bergeser sekitar 10 hingga 12 hari lebih awal setiap tahunnya jika dibandingkan kalender Masehi.

Sejumlah prediksi mengenai Idul Adha 2026 sudah mulai dirilis oleh berbagai pihak. Muhammadiyah, misalnya, telah menetapkan Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 berdasarkan metode hisab wujudul hilal.

Penetapan tersebut tercantum dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah terkait hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah.

Sementara itu, Nahdlatul Ulama atau NU diperkirakan juga akan menetapkan tanggal yang sama. Mengacu pada Almanak NU yang diterbitkan PCNU Bojonegoro, 10 Zulhijah 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Meski demikian, NU tetap menggunakan metode rukyatul hilal atau pemantauan hilal sebagai penentu resmi awal bulan Hijriah. Karena itu, keputusan final tetap menunggu hasil rukyat dan sidang isbat pemerintah.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama juga diperkirakan menetapkan Idul Adha pada tanggal yang sama.

Prediksi tersebut tercantum dalam kalender Hijriah dan SKB Tiga Menteri mengenai hari libur nasional tahun 2026. Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, penetapan resmi baru diumumkan setelah sidang isbat digelar menjelang bulan Zulhijah.

Perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah memang sering menjadi perhatian masyarakat. Muhammadiyah menggunakan metode hisab atau perhitungan astronomi, sedangkan NU dan pemerintah mengombinasikan hisab dengan rukyat.

Meski begitu, pada Idul Adha 2026 diperkirakan tidak akan terjadi perbedaan penetapan karena posisi hilal dinilai memenuhi kriteria yang digunakan bersama.

Idul Adha sendiri menjadi salah satu hari besar penting bagi umat Islam. Selain identik dengan penyembelihan hewan kurban, momen ini juga berkaitan erat dengan puncak ibadah haji di Arafah.

Karena itu, banyak masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan kurban hingga rencana perjalanan jauh sebelum hari raya tiba.

Selain tanggal pelaksanaan, masyarakat biasanya juga mulai memperhatikan jadwal libur dan cuti bersama.

Jika mengacu pada prediksi saat ini, libur Idul Adha 2026 diperkirakan berlangsung pada akhir Mei 2026, sehingga berpotensi menciptakan libur panjang bagi sebagian pekerja dan pelajar.

Demikian informasi mengenai Idul Adha 2026 berapa hijriah kini semakin jelas untuk menjadi acuan masyarakat dalam mempersiapkan ibadah kurban maupun agenda keluarga menjelang Hari Raya Kurban.

(asp/fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK