Apakah Seleksi Masuk IPDN Ada Tes Renang?

CNN Indonesia
Kamis, 06 Agu 2026 11:40 WIB
Apa saja tes fisik dalam proses seleksi IPDN? Apakah IPDN juga mensyaratkan tes renang? (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seleksi masuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tidak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan fisik para calon praja.

Calon praja harus melewati sejumlah tes kesamaptaan sebagai bagian dari proses seleksi. Lantas, apa saja tes fisik yang dilakukan? Apakah IPDN juga memiliki tes renang?

IPDN menjadi salah satu pilihan studi bagi yang ingin berkarier di pemerintahan. Sebab, lulusan IPDN dipersiapkan untuk mengisi kebutuhan aparatur pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku dan berpeluang diangkat sebagai calon aparatur sipil negara (CASN) setelah menyelesaikan pendidikan.

Meski demikian, untuk menjadi Praja IPDN tidaklah mudah. Calon peserta harus melewati serangkaian tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, tes kompetensi dasar (TKD), tes kesehatan, tes psikologi, hingga tes kesamaptaan jasmani.

Berbagai tahapan tersebut bertujuan menilai apakah calon praja memenuhi persyaratan akademik, fisik, dan mental untuk mengikuti pendidikan di IPDN.


Apakah IPDN ada tes renang?

Tes fisik atau yang disebut juga tes kesamaptaan ini diperlukan untuk mengetahui tingkat daya tahan tubuh, kebugaran, serta kekuatan calon peserta didik IPDN.

Lalu, bagaimana dengan renang? Apakah IPDN ada tes renang yang harus ditempuh oleh calon praja IPDN?

Dirangkum dari berbagai sumber jawabannya adalah tidak. Tidak ada tes renang pada rangkaian tes fisik yang harus diikuti oleh calon Praja IPDN.

Tes kesamaptaan yang harus diikuti oleh calon praja IPDN meliputi tes lari, push up, sit up, pull up (laki-laki), chinning (perempuan), dan shuttle run.

1. Tes lari

Untuk tes lari, minimal jarak yang harus ditempuh oleh masing-masing peserta adalah 1.200 meter. Untuk calon praja laki-laki maksimal waktu yang diberikan adalah selama 12 menit, sedangkan untuk calon praja perempuan waktunya adalah 14 menit.


2. Tes push up

Gerakan push up yang harus dilakukan oleh calon praja laki-laki dalam satu menit adalah 35 hingga 40 kali. Sementara untuk calon praja wanita standar push up-nya adalah 30 sampai 35 kali dengan waktu yang sama.


3. Tes sit up

Tes berikutnya adalah sit up. Standar sit up laki-laki adalah 35-40 kali dan wanita 30 kali dalam tempo satu menit. Tes ini diperuntukkan untuk mengetahui fleksibilitas otot perut dari calon praja IPDN.


4. Tes pull up dan chinning

Pull up hanya diperuntukkan bagi calon praja laki-laki. Standar yang harus dicapai adalah 10 kali untuk waktu satu menit. Sedangkan untuk calon praja wanita menggunakan tes chinning atau chin up, yakni mengangkat tubuh dengan menggunakan palang khusus.


5. Tes shuttle run

Shuttle run adalah lari dengan lintasan yang membentuk angka delapan di antara dua titik. Adapun waktunya adalah sekitar 16 - 20 detik, semakin cepat waktu yang diperlukan maka nilai yang diperoleh semakin tinggi.

Demikian ujian kesamaptaan dalam seleksi masuk IPDN untuk mengukur kemampuan fisik calon praja. Meski begitu, tes renang bukan termasuk materi yang diujikan dalam tahapan seleksi ini.

(ahd/fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK