Besaran Uang Saku MagangHub 2026 di Berbagai Daerah

CNN Indonesia
Jumat, 18 Sep 2026 17:31 WIB
Ilustrasi. Besaran uang saku MagangHub Kemnaker 2026 berbeda menyesuaikan berdasarkan UMP/UMK setempat. Segini besarannya di berbagai daerah. (Foto: CNN Indonesia/Adi Maulana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Besaran uang saku MagangHub 2026 ditetapkan pemerintah melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan (Kepmenaker) Nomor 252 Tahun 2026.

Nilainya berbeda-beda berdasarkan UMP atau UMK kabupaten atau kota tempat peserta mengikuti program pemagangan.

Untuk wilayah administrasi DKI Jakarta, misalnya, uang saku yang ditetapkan sebesar Rp5.729.876 per bulan.

Ketentuan tersebut berlaku bagi peserta Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Tahun 2026. Bantuan diberikan setiap bulan selama mengikuti program dengan durasi paling lama enam bulan.

Aturan terbaru ini ditetapkan pada 14 September 2026 dan sekaligus mencabut Kepmenaker Nomor 65 Tahun 2026.


Besaran uang saku MagangHub 2026

Nilai bantuan pemerintah untuk peserta pemagangan disesuaikan dengan wilayah kabupaten atau kota.

Dengan demikian, peserta yang mengikuti pemagangan di daerah berbeda tidak selalu menerima nominal uang saku yang sama.

Berikut beberapa contoh besaran uang saku MagangHub 2026 di beberapa daerah berdasarkan daftar dalam Kepmenaker Nomor 252 Tahun 2026.

Daftar tersebut menunjukkan bahwa nominal uang saku mengikuti wilayah pemagangan, bukan satu angka yang berlaku sama secara nasional.


Uang saku diberikan setiap bulan

Peserta tidak menerima bantuan tersebut sebagai satu kali pembayaran untuk keseluruhan masa program.

Kepmenaker Nomor 252 Tahun 2026 menetapkan bantuan pemerintah berupa uang saku diberikan setiap bulan selama peserta mengikuti program pemagangan.

Masa pemberian bantuan paling lama adalah enam bulan. Artinya, apabila peserta mengikuti program selama enam bulan dan memenuhi ketentuan yang berlaku, bantuan diberikan untuk setiap bulan selama periode tersebut.

Sebagai contoh, peserta yang menjalani pemagangan di wilayah Jakarta memiliki nominal uang saku Rp5.729.876 per bulan. Jika diberikan selama enam bulan penuh, total nominalnya mencapai Rp34.379.256.

Perhitungan tersebut merupakan akumulasi nominal bulanan berdasarkan ketentuan enam bulan, bukan berarti seluruh dana dibayarkan sekaligus di awal program.


Mengapa nominalnya berbeda di setiap daerah?

Perbedaan nominal terlihat dari lampiran Kepmenaker yang mencantumkan nilai uang saku berdasarkan kabupaten dan kota. Besaran tersebut berkaitan dengan kebijakan upah minimum tahun 2026 di masing-masing wilayah.

Karena itu, peserta perlu memperhatikan lokasi pemagangan yang dipilih. Dua peserta yang mengikuti program dengan bidang berbeda atau sama tetapi ditempatkan di wilayah kabupaten atau kota yang berbeda dapat memperoleh nominal bantuan yang berbeda pula.

Misalnya, nominal untuk Kota Bandung sebesar Rp4.737.678, sedangkan peserta yang mengikuti pemagangan di Kota Bekasi memperoleh Rp5.999.443 per bulan. Perbedaan tersebut berasal dari penetapan nominal berdasarkan wilayah.

Demikian informasi mengenai besaran uang saku MagangHub 2026.

(gas/fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK