s

7 Cara Aman Transaksi Scan QRIS agar Tak Terjebak Modus Judol

CNN Indonesia
Selasa, 27 Okt 2026 09:00 WIB
QRIS kini marak disalahgunakan sebagai sarana transaksi judi online. Berikut cara aman transaksi scan QRIS agar tak terjebak judol.
Ilustrasi. QRIS kini marak disalahgunakan sebagai sarana transaksi judi online. Berikut cara aman transaksi scan QRIS agar tak terjebak judol. (iStockphoto/chpua)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Banyak cara dilakukan oleh pemain atau pelaku judi online (judol) untuk bisa mengelabui masyarakat agar terjebak. Kini yang sedang marak adalah memanfaatkan transaksi menggunakan QRIS.

Berikut cara aman transaksi scan QRIS agar tak terjebak judol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Transaksi keuangan dengan memanfaatkan Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS menawarkan kemudahan bagi penggunanya. Pengguna QRIS tak perlu membawa uang tunai untuk melakukan pembayaran.

Namun, kemudahan bertransaksi dengan QRIS ini juga memiliki risiko jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Pasalnya, QRIS kini turut dimanfaatkan sebagai sarana deposit judi online.

Modus yang digunakan antara lain melalui pendaftaran merchant fiktif serta transaksi bernilai kecil dengan frekuensi tinggi untuk menyamarkan aktivitas perjudian supaya tidak gampang terdeteksi.

Untuk itu, agar tidak terjebak judol pengguna harus mengetahui cara aman untuk transaksi dengan scan QRIS supaya tidak terjebak dalam praktik tersebut.

Cara aman transaksi scan QRIS agar tidak terjebak judol

Diperlukan peran dari semua pihak untuk mencegah penyebaran judi online. Sebagai pengguna QRIS, masyarakat perlu memastikan setiap transaksi yang dilakukan ditujukan untuk merchant yang sah dan bukan untuk aktivitas judol.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut cara aman transaksi scan QRIS agar tidak terjebak modus judol.

1. Cek nama pedagang atau merchant

Langkah pertama agar transaksi QRIS aman adalah dengan melakukan pengecekan pada nama penerima. Sebelum membayar, nama pedagang dana yang muncul pada aplikasi harus sama dengan nama toko, warung, atau pihak penerima dana.


2. Cek tujuan transaksi

Jika mendapati tujuan transaksi tidak sama, tidak jelas, atau mencurigakan, sebaiknya segera batalkan transaksi tersebut. Jika terpaksa tetap harus membeli barang tersebut, ganti metode pembayaran dengan cara tunai.


3. Jangan pinjamkan QRIS

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya jangan meminjamkan QRIS, rekening, atau identitas diri kepada orang lain, terlebih orang asing.

Selain itu, jangan memberikan informasi terkait PIN, kode OTP atau sandi kepada pihak manapun yang tidak berhak mengetahui.


4. Tidak sembarangan scan kode QR

Selain transaksi secara langsung, modus lain yang kerap digunakan oleh pelaku judol adalah dengan mengirimkan kode QR kepada calon korbannya melalui pesan elektronik. Jangan pernah melakukan scan pada kode QR yang tak jelas tersebut.


5. Simpan bukti transaksi

Jarang dilakukan namun ini sangat penting, yakni menyimpan bukti transaksi QRIS. Bukti bisa difoto atau melalui tangkapan layar pada hp. Jika sewaktu-waktu diperlukan, bukti transaksi ini bisa diberikan.

6. Cek nominal

Sebelum klik menu bayar pada saat melakukan transaksi, pastikan nominal yang akan ditransfer sudah sesuai dengan harga atau jumlah tagihan yang diminta.

7. Lapor jika menemukan indikasi judol

Langkah terakhir adalah dengan melaporkan jika menemukan merchant atau rekening yang terindikasi judol. Hal ini untuk mencegah orang lain terjebak dalam judi online serta untuk menekan penyebaran judol di kalangan masyarakat.

Pemerintah telah memberlakukan sanksi berat bagi pelaku judol ini. Selain hukuman penjara dan membayar denda, pelaku judol juga akan kehilangan haknya untuk mendapatkan bantuan sosial.

Hal ini dikarenakan Kemensos akan melakukan penangguhan pencairan dana bansos dan membekukan rekening bagi masyarakat yang kedapatan judi online.

Demikian cara aman transaksi scan QRIS agar tidak terjebak modus judi online.

(ahd/fef)
placeholder
LIHAT SELENGKAPNYA