Apakah Shalat Istisqa Ada Sujud? Ini Penjelasan dan Tata Caranya

CNN Indonesia
Jumat, 23 Okt 2026 10:30 WIB
Apakah shalat istisqa memiliki tata cara khusus? Ketahui tata cara shalat Istisqa agar muslim dapat menjalankan ibadah ini dengan benar. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Shalat istisqa dikerjakan untuk memohon turunnya hujan. Lantas, apakah gerakan shalatnya sama seperti shalat pada umumnya?

Apakah shalat istisqa ada sujud, ataukah ibadah ini memiliki tata cara khusus? Tata cara shalat Istisqa penting diketahui agar muslim dapat menjalankan ibadah ini dengan benar.

Shalat Istisqa memiliki beberapa ketentuan khusus, terutama pada jumlah takbir tambahan dan khutbah setelah shalat. Namun, gerakan dasarnya tetap mengikuti rangkaian shalat seperti biasanya.

Simak penjelasan mengenai gerakan sujud, jumlah rakaat, dan tata cara shalat Istisqa berikut.


Apakah shalat Istisqa ada sujud?

Shalat Istisqa memiliki gerakan sujud seperti shalat lainnya. Berdasarkan penjelasan Kementerian Agama (Kemenag), shalat Istisqa dilaksanakan sebanyak dua rakaat.

Setiap rakaat mencakup gerakan rukuk, dua kali sujud, dan duduk di antara dua sujud.

Kemenag juga menjelaskan bahwa Rasulullah SAW pernah melaksanakan shalat Istisqa sebanyak dua rakaat tanpa adzan dan iqamah. Hal ini diriwayatkan dari Abu Hurairah RA dalam hadis berikut:


خرج النبي صلى الله عليه وسلم يوماً يستسقي فصلى بنا ركعتين بلا أذان ولا إقامة ثم خطبنا ودعا الله عز وجل وحول وجهه نحو القبلة رافعاً يديه ثم قلب ردائه فجعل الأيمن الأيسر والأيسر الأيمن


Artinya: Nabi Muhammad Saw keluar rumah pada suatu hari untuk memohon diturunkan hujan, lalu beliau salat dua rakaat bersama kita tanpa azdan dan iqamat, kemudian beliau berdiri untuk khutbah dan memanjatkan doa kepada Allah Swt dan seketika itu beliau mengalihkan wajahnya (dari semula menghadap ke arah hadirin) menghadap ke kiblat serta mengangkat kedua tangannya, serta membalikkan selendang sorbannya, dari pundak kanan ke pundak kiri, begitupun ujung sorbannya (HR. Imam Ahmad).


Tata cara shalat Istisqa

Agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang dijelaskan, berikut urutan shalat Istisqa:

  1. Berkumpul di lapangan: Imam dan makmum dianjurkan melaksanakan shalat secara berjamaah di tanah lapang.
  2. Membaca niat: Shalat diawali dengan niat melaksanakan shalat sunnah Istisqa dua rakaat karena Allah SWT, tanpa didahului adzan dan iqamah.
  3. Melakukan takbir tambahan: Pada rakaat pertama, lakukan tujuh kali takbir tambahan setelah takbiratul ihram. Pada rakaat kedua, lakukan lima kali takbir tambahan.
  4. Membaca Al-Fatihah dan surah: Imam membaca Al-Fatihah serta surah lain dengan suara yang dapat didengar jamaah.
  5. Melaksanakan rukuk dan sujud: Gerakan dilanjutkan dengan rukuk, bangkit dari rukuk, sujud dua kali, dan duduk di antara dua sujud sebagaimana shalat pada umumnya.
  6. Menyelesaikan rakaat kedua: Setelah sujud terakhir, jamaah duduk untuk membaca tahiyat akhir, kemudian mengakhiri shalat dengan salam.
  7. Mendengarkan khutbah: Setelah shalat, imam menyampaikan dua khutbah yang berisi ajakan bertaubat, memperbanyak istighfar, dan memohon turunnya hujan.

Dengan begitu, shalat Istisqa memiliki gerakan sujud seperti shalat lainnya, yaitu dua kali sujud dalam setiap rakaat.

Ibadah ini dilaksanakan sebanyak dua rakaat dengan tujuh takbir tambahan pada rakaat pertama dan lima takbir tambahan pada rakaat kedua. Setelah salam, imam menyampaikan khutbah dan memimpin doa memohon hujan.

Dengan memahami tata caranya, umat Islam dapat melaksanakan shalat Istisqa secara tepat ketika menghadapi kekeringan.

(gas/fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK