10 Bahasa Daerah dengan Penutur Terbanyak di Indonesia

CNN Indonesia
Kamis, 29 Okt 2026 07:30 WIB
Ilustrasi. Berikut bahasa daerah dengan penutur terbanyak di Indonesia. Rupanya bahasa Jawa memiliki penutur terbanyak di Indonesia. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia memiliki ratusan bahasa daerah yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tahukah kamu bahasa daerah mana yang memiliki penutur terbanyak di Indonesia? Berdasar data BPS, bahasa daerah dengan penutur terbanyak adalah bahasa Jawa disusul bahasa Sunda dan bahasa Melayu.

Data menunjukkan bahwa jumlah penutur setiap bahasa memiliki perbedaan yang cukup besar. Bahasa Jawa menempati posisi teratas, disusul bahasa Sunda dan sejumlah bahasa daerah lainnya.

Perbedaan ini tidak terlepas dari keberagaman suku dan persebaran penduduk di berbagai wilayah. Untuk mengetahui urutan bahasa daerah dengan penutur terbanyak di Indonesia, simak daftar berikut beserta persentase penggunaannya.

Bahasa daerah dengan penutur terbanyak di Indonesia

Berdasarkan publikasi Profil Suku dan Keragaman Bahasa Daerah Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020 dari Badan Pusat Statistik (BPS), bahasa Jawa merupakan bahasa daerah yang paling banyak dituturkan oleh penduduk berusia 5 tahun ke atas yang menggunakan bahasa daerah untuk berkomunikasi.

Data tersebut membandingkan penggunaan bahasa daerah di lingkungan keluarga dan lingkungan tetangga atau masyarakat. Berikut 10 bahasa daerah dengan persentase penutur terbanyak secara nasional.

1. Bahasa Jawa

Bahasa Jawa menempati peringkat pertama dengan persentase penutur 42,12 persen di lingkungan keluarga dan 42,19 persen di lingkungan tetangga atau masyarakat.

Angka ini menunjukkan bahwa bahasa Jawa memiliki proporsi penutur yang jauh lebih besar dibandingkan bahasa daerah lainnya dalam kelompok yang diteliti.

2. Bahasa Sunda

Bahasa Sunda berada di urutan kedua. Persentase penuturnya mencapai 18,40 persen di lingkungan keluarga dan 18,68 persen di lingkungan tetangga atau masyarakat. Angka tersebut menjadikan bahasa Sunda sebagai salah satu bahasa daerah dengan jumlah penutur paling besar di Indonesia.

3. Bahasa Melayu

Bahasa Melayu menempati posisi ketiga dengan persentase penutur 4,75 persen di lingkungan keluarga dan 4,96 persen di lingkungan tetangga atau masyarakat.

4. Bahasa Madura

Ilustrasi. Bahasa Madura jadi bahasa daerah dengan penutur terbanyak ke-4 di Indonesia. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

Berikutnya, bahasa Madura memiliki persentase penutur sebesar 4,74 persen di lingkungan keluarga dan 4,77 persen di lingkungan tetangga atau masyarakat.

5. Bahasa Minangkabau

Bahasa Minangkabau berada di urutan kelima. Persentase penuturnya tercatat sebesar 2,59 persen di kedua lingkungan, baik keluarga maupun tetangga atau masyarakat.

6. Bahasa Batak

Bahasa Batak memiliki persentase penutur 2,19 persen di lingkungan keluarga dan 2,01 persen di lingkungan tetangga atau masyarakat.

7. Bahasa Banjar

Bahasa Banjar digunakan oleh 2,17 persen penutur di lingkungan keluarga dan 2,20 persen di lingkungan tetangga atau masyarakat.

8. Bahasa Bali

Bahasa Bali mencatat persentase penutur sebesar 2,13 persen di lingkungan keluarga dan 2,09 persen di lingkungan tetangga atau masyarakat.

9. Bahasa Bugis

Bahasa Bugis berada di posisi kesembilan dengan persentase penutur 1,89 persen di lingkungan keluarga dan 1,75 persen di lingkungan tetangga atau masyarakat.

10. Bahasa Sasak

Bahasa Sasak melengkapi daftar sepuluh besar. Persentase penuturnya mencapai 1,75 persen di lingkungan keluarga dan 1,79 persen di lingkungan tetangga atau masyarakat.

Mengapa bahasa Jawa menjadi bahasa daerah dengan penutur terbanyak?

Tingginya persentase penutur bahasa Jawa berkaitan dengan besarnya proporsi penduduk suku Jawa di Indonesia. Selain itu, mayoritas penduduk suku Jawa masih menggunakan bahasa Jawa untuk berkomunikasi, baik dengan keluarga maupun masyarakat sekitar.

Meski demikian, peringkat tersebut tidak berarti bahasa daerah lainnya kurang penting. Setiap bahasa memiliki peran dalam komunikasi sehari-hari serta menjadi bagian dari keragaman budaya masyarakat Indonesia.

Bahasa Jawa merupakan bahasa daerah dengan penutur terbanyak di Indonesia, dengan persentase 42,12 persen di lingkungan keluarga dan 42,19 persen di lingkungan tetangga atau masyarakat. Bahasa Sunda menempati posisi kedua, disusul bahasa Melayu, Madura, dan Minangkabau.

Data ini memperlihatkan besarnya peran bahasa Jawa dalam komunikasi sehari-hari masyarakat Indonesia. Di sisi lain, keberadaan bahasa Sunda, Melayu, Batak, Banjar, Bali, Bugis, Sasak, dan bahasa daerah lainnya juga menjadi bagian penting dari kekayaan bahasa di Nusantara.

(gas/els)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK