"Relatif tidak besar, paling tinggi 10 persen," kata Direktur Keuangan PJAA Arif Nugroho saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (10/11).
Menurutnya, meskipun seluruh pengoperasian wahana permainan menggunakan tenaga listrik, harga tiket masuk Dufan akan disesuaikan dengan tingkat kenaikan harga BBM bersubsidi. Faktor lain yang juga jadi pertimbangan antara lain kenaikan tarif listrik dan Upah Minimum Provinsi (UMP)."Unsur-unsur yang selama ini kita pegang UMP dan listrik, jadi tidak hanya BBM," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gatot Setyowaluyo, Direktur Utama PJAA, mengatakan perusahaannya akan memulai pembangunan proyek rekreasi wahana Dufan Ocean Theme Park atau taman wisata luar lapangan yang terintregasi dengan laut utara Jakarta. Proyek senilai Rp 2,6 triliun tersebut rencananya akan dibangun mulai tahun depan dan diproyeksi menggantikan wahana Sea World.
Menurutnya, perseroan saat ini tengah mempersiapkan penunjang infrastrukturnya, salah satunya adalah dengan mereklamasi pulau 'K' di pantai utara yang dimiliki Ancol seluas 32 hektare. Rencananya Dufan Ocean Theme Park akan mengambil 16 hektare dari luas total pulau tersebut.