Prijono Sugianto, Presiden Direktur PT Astra International Tbk mengatakan pihaknya memang berencana untuk melakukan ekspor sepeda motor ke Filipina. Untuk tahap awal jenis motor yang akan diekspor adalah tipe skutik dengan varian Honda Beat ESP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investasi kami tidak sia-sia kalau nantinya angka ekspor bisa terus ditingkatkan," ungkapnya.
"Sementara industri sepeda motor di Indonesia itu secara keseluruhan memiliki kapasitas produksi hingga 8 juta unit per tahun, tetapi angka ekspornya masih sangat rendah, 30-40 ribu per tahun,” paparnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejauh ini hanya Indonesia dan Filipina yang pasar kendaraan bermotornya tumbuh positif di kawasan Asean. Indonesia masih menjadi pasar 'kuda besi' tersubur di kawasan dengan angka penjualan mencapai 6,76 juta unit, meningkat 3,5 persen dibandingkan periode Januari-Oktober 2013. Sementara penjualan motor di Filipina sebanyak 635.328 unit atau tumbuh 4,5 persen.
Demikian halnya untuk pasar kendaraan roda empat, Indonesia bersama Filipina, Malaysia dan Singapura mencatatkan pertumbuhan positif penjualan mobil di kawasan Asean. Sementara Thailand yang selama ini merajai pasar otomotif justru terpuruk.