Namun level harga sempat menyentuh titik terendah pada Rp 4.200 per lembar saham. Sementara level tertinggi mencapai Rp 4.500 per lembar saham.
Perseroan menargetkan raupan dana segar sebesar Rp 570,19 miliar dari perhelatan Initial Public Offering (IPO) ini. Berdasarkan prospektus ringkas yang terbit Selasa (9/12), perseroan akhirnya melepas 31,04 persen atau 150,05 juta saham biasa dengan nilai nominal Rp 100.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana hasil IPO antara lain digunakan untuk pembayaran sebagian pembelian tanah berstatus hak guna bangunan seluas enam hektar di Delta Silicon VIII, Lippo Cikarang dan sisanya untuk modal kerja perseroan.
Masa penawaran awal IPO telah dilaksanakan pada 21 November-1 Desember 2014, pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 8 Desember 2014, dan masa penawaran umum pada 10-11 Desember 2014.
Sementara masa penjatahan pada 15 Desember 2014, pengembalian uang pemesanan dan distribusi saham secara elektronik pada 16 Desember 2014, dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 17 Desember 2014.