"Dari kuota 46 juta kilo liter tinggal 1,7 persen. Tinggal dikali saja 1,7 persen dari 46 juta itu ya hampir 800 ribu KL,” kata Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng di Jakarta, Senin (22/12).
Andi berpendapat dengan sisa kuota BBM bersubsidi 800 ribu KL selama 13 hari sejak 18 Desember-31 Desember 2014, dia yakin kuota tersebut tidak akan terlewati. Bahkan dia memperkirakan jumlah kuota premium akan mengalami kelebihan sehingga nantinya akan dialihkan ke solar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dari sisa kuota tersebut, Andi tidak menjelaskan berapa sisa kuota dari masing-masing BBM bersubsidi tersebut yaitu premium, solar, dan minyak tanah. "Detailnya tidak perlu diberitakan. Nanti ada oknum yang menimbun," pungkasnya.
Lebih 1 juta KL
“Perkiraan kami sampai akhir Desember ini akan ada kelebihan kuota 1 juta KL, sudah dengan memperhitungkan kenaikan harga BBM bersubsidi pada November kemarin,” ujar Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto beberapa waktu lalu.
Atas dasar hal tersebut, Direktur Marketing Retail Pertamina Ahmad Bambang memastikan pasokan premium bersubsidi hingga akhir tahun mencukupi. "Untuk premium cukuplah sampai akhir tahun. Kalau solar bakal kurang," ujarnya.