Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman beserta Satuan Kerja Khusus Migas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta asosiasi terkait telah menyetujui bahwa kandungan lokal dalam segi pengeboran akan ditingkatkan menjadi 75 persen pada 2019.
Adapun pada tahun ini penggunaan komponen lokal masih sebesar 55 persen. Selain itu, jasa survey, seismik, dan studi geologi yang kandungan lokalnya kini masih sebesar 60 persen juga akan ditingkatkan menjadi 75 persen pada 2019 mendatang
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi |
Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro menilai pelemahan harga minyak saat ini justru menjadi momentum yang tepat bagi perusahaan migas untuk berinvestasi. Bahkan, Bambang berani meramalkan pada 2018 mendatang setidaknya akan ada satu kilang minyak baru yang akan beroperasi di Indonesia. (Baca: Menteri Keuangan Ramal Indonesia Punya Kilang Baru di 2018)
"Saya yakin pada 2018 ada kilang baru, bisa di Bontang atau investor swasta, bisa Pertamina," kata Bambang seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Keuangan, Senin (12/1).
Untuk membangkitkan minat investor lokal maupun asing menanamkan modal untuk membangun kilang, Bambang memastikan pemerintah telah menyiapkan insentif khusus berupa tax holiday.
"Insentif kita sudah clear. Kita siapkan tax holiday 10 tahun atau lebih. Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan lahan siap-pakai yang bisa dimanfaatkan oleh calon investor tersebut," tambahnya. (gir/gir)