Gatot M Suwondo, Direktur Utama BNI mengakui kinerja tahun ini diwarnai dengan tantangan kondisi perekonomian, yakni perlambatan pertumbuhan PDB dan gejolak perekonomian internasional.
“2014 merupakan tahun yang berat bagi sektor usaha karena merupakan tahun politik yang diikuti dengan tekanan kenaikan BI Rate dan inflasi,” jelas Gatot di Jakarta, Kamis (29/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, untungnya pertumbuhan pendapatan non-bunga tahun 2014 membaik, sebesar 13,5 persen menjadi Rp 10,7 triliun. Padahal sepanjang 2013 pertumbuhan perseroan di sektor tersebut hanya 11,8 persen.
“Hal itu didukung oleh kenaikan fee based income dari pengelolaan rekening, bisnis kartu, transaksi ATM, dan sumber pendapatan non-bunga lainnya,” ujar Gatot. (gen)