"Kami pernah bertemu Mitsubishi yang bergabung dengan konsorsium Takafuji untuk membahas soal minat mereka mengikuti lelang. Tapi ini baru secara lisan karena dokumen resmi belum disampaikan ke pemerintah,” ujar Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Rida Mulyana di Jakarta, Jumat (30/1).
Berdasarkan data Kementerian ESDM, Provinsi Bengkulu memiliki potensi panas bumi mencapai 300 megawatt (MW). Dimana potensi tersebut tersebar di tiga kabupaten meliputi Bengkulu Utara, Rejang Lebong, dan Lebong.
Akan tetapi, potensi panas bumi yang prospektif dimanfaatkan sebagai bahan baku pembangkit listrik hanya mencapai 110 MW. "Mereka (Mitsubishi) juga berminat ikut lelang WKP di kawasan Indonesia timur (KIT). Kalau di KIT, potensinya relatif kecil-kecil," terang Rida.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi itu (investasi) akan diketahui pascalelang," pungkasnya. (gen)