Pengalaman itulah yang tak bisa dilupakan Bernie Leighton, seorang pebisnis, saat berkesempatan menjajal penerbangan dari Beijing, Tiongkok, ke Pyongyang, Korea Utara, dengan maskapai milik Korea Utara, Air Koryo, pada 2012 lalu.
Tak mudah untuk mendapatkan pengalaman tersebut. Leighton mengatakan, dirinya menunggu bertahun-tahun sebelum akhirnya bisa jadi salah satu penumpang di kabin pesawat langka buatan Soviet dari era 1980-an itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia bilang, IL-62 termasuk pesawat tua kalau dibandingkan dengan pesawat buatan barat yang menjelajahi langit. Tapi menurutnya, IL-62 yang ditumpanginya termasuk paling baru di Korea Utara.
Interior pesawat itu, kata Leighton, memang terkesan lawas, tapi sangat terawat. Kru penerbangan diperiksa secara menyeluruh sebelum terbang. Dia terkejut saat pramugari berbicara padanya dalam bahasa Inggris.
Menu Makanan yang Menarik
Saat pesawat berada pada posisi stabil di udara, tibalah saatnya makan. Leighton mengatakan makanan di IL-62 itu lumayan juga. Menunya adalah potongan daging ayam dingin, kari kentang hangat, ham dingin, dan roti. Dessert-nya adalah salad buah.
“Tak buruk sama sekali,” kata Leighton.
Kali lain, jam makan itu dibumbui ketakutan saat para penumpang sekilas melihat kilauan logam dari bawah pesawat. Leighton dan para penumpang lain sempat mengira itu adalah kilauan dari pesawat tempur yang mengintai mereka, padahal bukan.
Pengalaman Leighton adalah sedikit dari kisah industri penerbangan Korea Utara yang terungkap ke dunia. Bagaimana cerita lainnya? Ikuti lanjutannya di CNN Indonesia hari ini.
(ded/ded)