"Jika bunga FLPP turun, pastinya hal ini akan terjadi di seluruh Indonesia. Karena tidak hanya pembangunan yang dilakukan oleh REI saja, namun juga oleh Perumnas dan pihak lainnya rencananya memang dilakukan di seluruh wilayah tersebut," ujar Eddy kepada CNN Indonesia melalui sambungan telepon, Sabtu (7/1).
Eddy mengatakan penurunan bunga FLPP merupakan inisiatif REI bersama beberapa asosiasi agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di seluruh provinsi bisa membeli rumah sederhana. Menurutnya, gencarnya program pemerintah dalam membangun rumah sederhana tak akan berhasil jika daya beli sasaran kebijakannya tak dibantu.
"Sebenarnya wacana penurunan bunga FLPP ini kami yang usulkan bersama bebagai asosiasi. Karena daya beli masyarakat harus kita dorong juga," jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harus ada hal lainnya yang bisa mendorong daya beli masyarakat selain penurunan bunga FLPP. Misalkan dari tambahan subsidi uang muka rumah, permudahan izin membangun rumah, atau proses pengajuan FLPP yang tak berbelit-belit," tutur Eddy.
"Kalau RAPBNP sudah diketok 12 Februari, kalau sudah kita bangun, ya sudah kita akan menggunakan bunga yang baru tersebut," ujar Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono ketika ditemui di Istana Negara, Rabu (4/2). (ags/ags)