Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Robert Pakpahan mengatakan penerbitan SBN akan dioptimalkan pada semester I 2015, dengan front loading mencapai 57 persen.
"Ada target baru sesuai APBNP 2015. Penerbitan SBN gross naik dari Rp 431 triliun jadi Rp 451,8 triliun atau ada tambahan sekitar Rp 20 triliun," ungkap Robert di Gedung Djuanda, komplek Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (17/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya menurut Robert, DJPRR telah melelang SBN dengan incoming bid Rp 36 triliun dan telah menarik Rp 12 triliun sesuai target indikatif. Dua minggu sebelumnya Rp 40 triliun untuk target indikatif Rp 12 triliun, dan dua minggu sebelumnya lagi Rp 54 triliun untuk target indikatif Rp 12 triliun.
"Walaupun ada kecenderungan menurun, tapi secara umum masih cukup kuat. Kami cukup happy," jelasnya. (gen)