“Kemarin kami mengambil keputusan tegas, meninggalkan penghematan, penyelamatan dan troika,” ujar Tsipiras dalam pernyataan di depan televisi pada Sabtu (21/2).
“Kita telah memenangkan perjuangan, bukan peperangan. Kesulitan yang sebenarnya masih ada di depan kita.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesepakatan itu akan berjalan mulus jika pemerintah Yunani bisa mengajukan program-program reformasi ekonomi pada Senin (23/2).
Tetap saja Tsipras mengatakan: “Kesepakatan kemarin dengan kelompok Euro…membatalkan komitmen pemerintah sebelumnya untuk memotong gaji dan pensiun, mengurangi pegawai negeri, kenaikan pajak pertambahan nilai untuk makanan dan obat-obatan.”
Tsipras, politisi berhaluan sayap kiri radikal, mendapat tekanan besar untuk mendapatkan kesepakatan dengan uni Eropa karena warga Yunani mulai menarik dana mereka dari bank-bank negara itu karena khawatir perundingan dengan para menteri keuangan zona euro gagal, dan Yunani menuju kehancuran karena program penyelamatan uni Eropa akan berakhir pada 28 Februari.
Tanpa menyebut nama, Tsipras menyerang kubu konservatif di dalam negeri dan di zona Eropa: “Kemarin kami berhasil menghindari rencana oleh kekuatan-kekuatan konservatif, di dalam dan di luar negeri, untuk mencekik Yunani pada 28 Februari,” ujarnya.
Seorang bankir senior mengatakan pada Reuters bahwa pada Jumat sekitar 1 miliar euro ditarik dari rekening bank Yunani, setelah penabung khawatir Athena akan melarang penarikan dana atau bersiap memberlakukan kembali mata uang nasional.
"Yunani berhasil mencapai kesuksesan penting dalam perundingan di Eropa. Kami memperlihatkan tekad dan fleksibilats, dan pada akhirnya kami berhasil mencapai tujuan dasar kami,” ujar Tsipras.