"Nanti kita ingin BKPMD buat counter di BKPM biar tahu informasi dari masing-masing daerah. Siapa yang cepat buka counter disini maka akan cepat dapat informasi mengenai investor-investor yang mau berinvestasi di daerahnya masing-masing," ujar JK di Jakarta, Selasa (24/2).
Selain itu, JK mengatakan bahwa hal ini akan lebih efektif dan efisien dibandingkan jika pegawai BKPMD melakukan promosi kesana kemari. "Jadi daerah jangan hanya menunggu, tapi juga harus aktif. Nanti kalau investasi kosong dibilangnya pusat tidak memperhatikan daerah," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi hal tersebut, Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan bahwa instansinya sudah menyiapkan ruangan-ruangan bagi para perwakilan BKPMD yang ditempatkan di BKPM pusat. Namun menurutnya, masalah yang mengganjal saat ini adalah minimnya kemauan para wakil daerah jika harus pindah kerja ke Jakarta.
Dia pun juga belum menentukan batas-batas wewenang yang diberikan oleh BKPMD masing-masing daerah ke BKPM. Sejauh ini, BKPM hanya memikirkan masalah pertukaran informasi mengenai investasi antar daerah dan belum membicarakan tugas-tugas perwakilan daerah ini nantinya.
"Mungkin beberapa wewenang BKPMD akan diberikan kesini, tapi semuanya masih di kaji lagi," tuturnya. (gen)