Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, saat panen raya terjadi selama dua bulan tersebut harga beras akan cenderung landai dan mencapai kestabilan baru.
“Nah masalahnya disitu. Presiden meminta kami menghitung lagi harga beli beras dan habah, sehingga manfaatnya panen harus dirasakan petani yang sudah diminta pemerintah meningkatkan produksinya,” ujar Sofyan di Jakarta, Senin (2/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tentu Bulog yang akan melaksanakan pembelian untuk menjaga cadangan stok nasional seperti standar yang berlaku saat ini yaitu sekitar 2,7 juta ton sampai 3 juta ton,” katanya.
Sebelumnya Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Hasil Sembiring mengatakan dari sisi produksi pertanian yang menjadi tanggung jawabnya, hasil panen dari sawah para petani di seluruh Indonesia sampai April 2015 diperkirakan bisa mencapai 20,9 juta ton.
Rinciannya, produksi beras pada Januari 2015 sebanyak 1,9 juta ton, Februari sebanyak 4 juta ton, Maret diperkirakan mencapai 7 juta ton, dan April dipercaya bisa menghasilkan 7 juta-8 juta ton beras.
Sementara, konsumsi beras di masyarakat per bulan hanya mencapai 2,5 juta ton sampai 2,6 juta ton. Atau secara total hanya berjumlah 10,4 juta ton sampai April 2015. (gen)