Kenaikan harga juga terjadi pada Minas/SLC pada Februari 2015 mencapai US$ 54,11 per barel, naik US$ 8,55 per barel dari US$ 45,56 per barel pada bulan Januari 2015.
Dikutip dari laman resmi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tim harga minyak Indonesia menjelaskan peningkatan rata-rata harga minyak tersebut sejalan dengan perkembangan harga minyak mentah utama di pasar internasional yang juga meningkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, berdasarkan publikasi IEA Februari 2015, pasokan minyak mentah negara non-OPEC bulan Januari 2015 turun sebesar 0,07 juta BPH menjadi sebesar 57,22 juta BPH akibat penurunan pasokan dari Amerika Serikat, Kanada, Norwegia, Rusia, Indonesia, Yaman, dan Kolombia.
Untuk kawasan Asia Pasifik, peningkatan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan minyak mentah direct burning dari Jepang.
Selengkapnya perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan Februari 2015 dibandingkan bulan Januari 2014 secara umum mengalami peningkatan, sebagai berikut:
- WTI (Nymex) naik sebesar US$ 3,39 per barel dari US$ 47,33 per barel menjadi US$ 50,72 per barel.
- Brent (ICE) naik sebesar US$ 9,04 per barel dari US$ 49,76 per barel menjadi US$ 58,80 per barel.
- Basket OPEC naik sebesar US$ 9,58 per barel dari US$ 44,34 per barel menjadi US$ 53,92 per barel. (gen)