BI mengatakan sejauh ini belum ada intervensi yang dilakukan mengingat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar belum mempengaruhi kondisi makroekonomi Indonesia secara negatif.
"Tidak benar jika BI dibilang membiarkan pelemahan rupiah. BI tetap komitmen menjaga stabilitas rupiah, dan kami akan terus berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah dalam menjaga keseimbangan makroekonomi dan sistem keuangan kita," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (10/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan kondisi tersebut dan juga kondisi makroekonomi Indonesia yang masih baik-baik saja, kami pastikan rupiah akan stabil. Namun jika dua atau tiga minggu terjadi tekanan berlebih, maka kami tak akan segan-segan untuk intervensi pasar valuta asing," tegasnya.
"Dengan adanya kondisi inflasi yang terjaga, kami pastikan bahwa pelemahan rupiah sebesar satu persen hanya akan meningkatkan inflasi sebesar 0,07 persen. Selain itu, pelemahan rupiah juga akan membantu current account deficit (CAD), terlebih kini kita lebih banyak melakukan capital expenditure dibanding consumption expenditure," jelas Perry.
Dia juga menambahkan bahwa tak hanya rupiah saja yang menghadapi depresiasi karena beberapa mata uang negara lain juga mengalami hal serupa dengan tingkatan yang lebih parah dibandingkan Indonesia.
"Dengan pelemahan rupiah sebesar 1,8 persen pada tahun lalu, sebenarnya kita lebih baik dibandingkan dengan Euro yang melemah sebesar 13,5 persen dan Jepang yang melemah sebesar 12,5 hingga 13 persen. Untuk tahun ini saja, sejauh ini rupiah melemah 0,3 persen. Lebih kecil dibanding Singapura yang sebesar 1,06 persen, Malaysia sebesar 1,14 persen, dan Korea Selatan yang sebesar 0,9 persen," jelas Perry.
Dengan adanya fakta-fakta ini, Perry meminta masyarakat untuk tidak panik terkait pelemahan rupiah terhadap dolar. "Kualitas CAD kita akan semakin baik kedepannya dan inflasi kita harapkan sesuai target, semoga nanti rupiah bergerak stabil sesuai dengan fundamentalnya," tuturnya. (gen)