Dalam beberapa minggu terakhir, tekanan terhadap Menteri Susi juga semakin keras. Susi menyebut beberapa pihak telah melakukan manuver untuk mengakali aturannya tersebut. Salah satunya dengan membawa program migrasi kapal eks asing dari Thailand yang dicat ulang menjadi kapal Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Susi juga menuding selalu ada pengusaha yang mencari celah kelemahan dari beberapa kebijakan yang dibuatnya. Kesal dengan tingkah laku pengusaha, Susi lantas berbicara cukup keras.
“Di sinilah anomali bergulir. Manuver dan pengaruh ditebar ke mana-mana. Alhamdulillah, dengan harga Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun tidak bisa membeli prinsip dan pendapat saya,” kata Susi dengan nada tinggi. (ded/ded)